Selasa, 29 September 2015

Hijrah Ke Semarang - part 1

Assalamu alaikum ... Mas Brow Mbak Brow, apa kabarnya neeh ?? baik ya tentunya, sama seperti diriku, alhamdulillah sehat wal afiat. Lanjut maning yuk ngeposting cerita nya, kemarin sudah cerita tentang  bagaimana kehidupanku di Pesantren, sekarang aku coba ingat2 kembali masa mudaku di Semarang.

Setelah lulus SLTA, melalui jalur PMDK ( kepanjangannya apa ya ? lupa ! hehehe, itu loh, masuk perguruan tinggi tanpa test ) aku melaju ke Semarang, melanjutkan pendidikan di sana, awalnya aku pilih 2 pilihan jurusan, jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pendidikan Tata Boga, mmm... rupa2nya Allah menginginkan aku masuk jurusan Tata Boga, karena aku tidak bisa memasak, aku diterima dijurusan ini  http://unnes.ac.id/prodi/pendidikan-tata-boga-s1/. Apapun itu, aku bersyukur sekali masih bisa menikmati indahnya sekolah, Terimakasih Allah, terimakasih orangtua ku.

Masih ingat banget bagaimana ceritanya aku bisa ke Semarang bersama bapakku, hari itu kami meluncur ke Semarang, kota yang menurut kami adalah kota besar, dan belum pernah kami kunjungi sama sekali, maklumlah, kami adalah wong ndeso, rencananya aku akan daftar ulang, berangkat pagi2 buta dari Tegal, kami naik bis umum, sampai ke terminal semarang sekitar pk. 12.00 WIB, kami lanjut naik bis jurusan kampus IKIP NEGERI SEMARANG (  http://unnes.ac.id/ ) .  Setibanya di sana, kami menuju ke gedung rektorat, untuk melakukan pendaftaran ulang. Aku tidak tega sebenarnya melihat bapakku, kasihan, beliau harus jalan kaki panas dibawah terik matahari, jarak yang jauh, dari jalan utama ke gedung rektorat, kemudian dari rektorat jalan lagi menuju kampus jurusan, entah jaraknya berapa KM, masih jalan lagi menuju kantor pos untuk menanyakan kode pos ( maklum, jaman dulu belum bisa pakai internet, HP juga harganya masih selangit ), yakin.. sung.. sungguh.. diperjalanan aku menangis melihat bapakku berkorban untuk anaknya, supaya bapak tidak melihatku menangis, segera aku usap air mata sambil memalingkan muka dari pandangan bapakku, LOVE YOU Bapak.

Suwer, aku lupa banget bagaimana aku pindahan dari Tegal ke kos2an di Semarang, singkat cerita akhirnya aku jadi seorang mahasiswa. Namanya mahasiswa baru, pasti dong ada acara ospek, yaahh.. aku melewati masa ospek biasa2 saja, karena aku tergolong orang yang susah bergaul, jujur.. aku ngga mudah dapat teman, jadi intinya.. tidak ada cerita spesial saat ospek, temen tidak punya, pulang pergi sendiri, hampa deh rasanya, untung banyak kakak kos2an yang support anggota barunya di kos2an, Tengku Mba Aas, Mba Prapty, Mba Purwi, Mba Tini, Mba Ro'i, semoga kalian diberi keberkahan, dan kesehatan, Amiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar